Trading Regulation Stock Index

III. KETENTUAN TRADING

A.      KONTRAK BERJANGKA INDEKS SAHAM

1.       KONTRAK

Jenis kontrak adalah kontrak gulir yaitu kontrak berjangka yang pada akhir hari perdagangan seluruh posisi akan diperpanjang secara otomatis ke hari perdagangan berikutnya sampai posisi tersebut ditutup dan kontrak berjangka dimana pada akhir jatuh tempo kontrak semua posisi terbuka wajib di likuidasi.
Ada 3 jenis indeks saham berjangka Negara industri maju yang diperdagangkan yaitu indeks berjangka Jepang (gulir), indeks berjangka Hong Kong (gulir) dan indeks berjangka Korea (berjangka).

2.       SPESIFIKASI KONTRAK

 

Indeks Saham Jepang

(Kontrak Gulir)

Indeks Saham

Hong Kong

(Kontrak Gulir)

Indeks Saham

Korea

(Kontrak Berjangka)

Contract Code

JPK 50

HKK 50

KRJ 35

Initial Margin

Rp.70.000.000,-

Rp. 70.000.000,-

Rp. 70.000.000,-

Necessary Margin per Lot :

Day Trade

Rp. 7.000.000,-

Rp. 7.000.000,-

Rp. 7.000.000,-

Overnight

Rp. 14.000.000,-

Rp. 14.000.000,-

Rp. 14.000.000,-

Locked / Hedging

Rp. 7.000.000,-

Rp. 7.000.000,-

Rp. 7.000.000,-

Value per Point

Rp. 50.000,-

Rp. 50.000,-

Rp. 35.000,-

Commission per Lot

(One Way)

Rp. 100.000,-

Rp. 100.000,-

Rp. 100.000,-

Open Gap Maximum

300 points

300 points

300 points

Dealing Spread

10 points

10 points

10 points

Maximum Order Execution

20 lots

20 lots

20 lots

Contract Months

 

 

Every 3 months

Trading Months

Every 3 months

Every month

March, June, September, December

Last Trading Day

Gulir Berkala

Gulir Berkala

Second week of every Thursday on the last month of the contract

Roll Over Fee

Rp. 200.000,- / Lot

Rp. 200.000,- / Lot

 

Trading Hours

(WIB)

1st Session:

06:45 – 13:30

2nd Session:

14:30 – 21:55

1st Session:

08:45 – 11:30

2nd Session:

13:30 – 15:30

07:00 – 13:05

3.       KALKULASI PROFIT / LOSS

Gross P/L = (Selling Price – Buying Price) x Amount of Lots x Value per Point

B.      KETENTUAN

1.       Auto Cut

Apabila Equity turun hingga (10%) dan dibawahnya maka sistem akan melakukan auto cut untuk posisi yang ada.

2.       New Position

Dalam membuka posisi baru semua didasarkan pada Free Margin (Free Margin = Equity – Margin). Dan untuk membuka posisi baru (bukan untuk tujuan Hedging), Free Margin harus lebih besar atau sama dengan syarat Margin Requirement. Jika Free Margin dalam keadaan negatif, maka tidak akan dapat dibuat posisi baru (termasuk posisi Hedging).

3.       Hedging

Untuk melakukan Hedging dari posisi terbuka syarat utama adalah Free Margin diatas atau sama dengan nol. Free Margin negatif dapat digunakan untuk melikuidasi salah satu posisi Hedging. Namun untuk melakukan Hedging kembali, Free Margin harus lebih besar atau sama dengan nol.

4.       Lock/Hedge by Dealer and Force Liquidation

Jika sampai dengan penutupan pasar, Free Margin dalam kondisi negatif dan Equity tidak mencukupi Margin Requirement untuk posisi Overnight, maka akan dilakukan Likuidasi posisi sampai Free Margin kembali positif dan Lock/Hedge by Dealer atas posisi yang tidak mencukupi Margin Requirement untuk posisi Overnight.

5.       Open Gap Maximum

Open gap adalah kondisi dimana terjadi perbedaan harga antara harga penutupan hari sebelumnya dengan harga pembukaan keesokan harinya. Open gap untuk Kontrak Indeks Saham Jepang (JPK50), Kontrak Indeks Saham Korea (KRJ35), dan Kontrak Indeks Saham Hongkong (HKK50) dibatasi maksimum 300 poin naik ataupun turun.

6.       Contract Roll Over

Roll over kontrak gulir adalah perpindahan posisi terbuka kontrak lama ke kontrak baru. Perpindahan kontrak ini mengakibatkan adanya penyesuaian (adjustment) pada rekening Nasabah akibat selisih harga pada kontrak lama dengan kontrak baru. Penyesuaian (adjustment) bisa mengurangi atau menambah komponen New Balance, bukan pada komponen Equity. Roll over gulir akan dilaksanakan sesuai dengan trading months masing-masing kontrak.

7.       Over Trading

Sistem akan menolak posisi nasabah apabila nasabah melakukan transaksi yang melebihi dana atau Lot yang dipunyai oleh nasabah. Contohnya nasabah mempunyai dana Rp 70,000,000 (10 lot). Nasabah melakukan transaksi sebanyak 12 lot, maka transaksi nasabah secara otomatis akan ditolak oleh sistem. Karena dana nasabah kurang dari jumlah lot transaksi tersebut.

C.       PLATFORM

1.       Spread

Platform akan memberikan selisih harga beli dan jual dengan selisih beberapa point seperti yang terlihat pada saat runing.

2.       Commision

Komisi dikenakan kepada nasabah setiap kali transaksi seperti dicantumkan dalam price list yang berlaku.

3.       Price (Harga)

Apabila terjadi kesalahan pada harga yang ditampilkan (wrong quote/pricing error), maka dealer berhak untuk melakukan koreksi (adjustment) yang diperlukan dalam rangka membatalkan transaksi atas harga yang salah tersebut. Pembuktian wrong quote/pricing error dengan perbandingan harga dari sumber real time price yang lain pada periode perdagangan yang sama. Apabila nasabah memanfaatkan kesalahan tersebut, biaya yang timbul atas transaksi tersebut akan dibebankan pada nasabah.
Platform mungkin tidak bisa menutup posisi nasabah pada harga yang dikehendaki oleh nasabah karena keadaan pasar dan hal-hal yang lain, dan nasabah setuju PT. Mahadana Asta Berjangka tidak bertanggung jawab untuk kegagalan melakukannya. Penempatan dari order-order tertentu (seperti stop loss order atau stop limit order) yang dimaksudkan untuk membatasi kerugian pada jumlah tertentu bisa saja tidak efektif karena keadaan pasar membuat itu sulit atau tidak mungkin untuk melakukan order-order yang demikian dan/meliquidasi/offset posisi.

 

4.       Jumlah Lot

Jumlah maximum lot yang dapat diterima untuk satu kali amanat posisi baru adalah 20 lot, dan jumlah maximum posisi terbuka adalah 500 lot. Apabila melebihi dari jumlah tersebut maka system akan menolaknya.

5.       Hactic

Besaran spread adalah 10 poin, ketika pasar tidak dapat diperkirakan atau dalam keadaan hactic (pasar dalam kondisi tidak normal) maka spread untuk semua harga yang diberikan berdasarkan kondisi pergerakan dari harga yang diberikan oleh data provider.

6.       Market Price

Adalah harga yang diberikan oleh Platform pada Dealing Price yang sedang berjalan (running).

7.       Pending Orders

Baik untuk posisi baru (buy limit dan sell limit) dan likuidasi (stoploss dan limit profit) ditujukan untuk mengurangi tingkat resiko.dan bukan menambah resiko. Pending orders berjarak 10 poin dari running price. Untuk buy stop (pending order posisi beli baru dimana harga yang diinginkan berada diatas running price) dan sell stop (pending order posisi jual baru dimana harga yang diinginkan berada dibawah harga running) tidak diperkenankan. Untuk lengkapnya klik disini .