Stock Index Futures

E-mail Print PDF

III. KETENTUAN TRADING

A. KONTRAK BERJANGKA INDEKS SAHAM

1. KONTRAK
Jenis kontrak adalah kontrak gulir yaitu kontrak berjangka yang pada akhir hari perdagangan seluruh posisi akan diperpanjang secara otomatis ke hari perdagangan berikutnya sampai posisi tersebut ditutup dan kontrak berjangka dimana pada akhir jatuh tempo kontrak semua posisi terbuka wajib di likuidasi.
Ada 3 jenis indeks saham berjangka Negara industri maju yang diperdagangkan yaitu indeks berjangka Jepang (gulir), indeks berjangka Hong Kong (gulir) dan indeks berjangka Korea (berjangka).
2. SPESIFIKASI KONTRAK

 

3. KALKULASI PROFIT / LOSS
Gross P/L = (Selling Price – Buying Price) x Amount of Lots x Value per Point

B. KETENTUAN

1. Auto Cut
Apabila Equity turun hingga (10%) dan dibawahnya maka sistem akan melakukan auto cut untuk posisi yang ada.
2. New Position
Dalam membuka posisi baru semua didasarkan pada Free Margin (Free Margin = Equity – Margin). Dan untuk membuka posisi baru (bukan untuk tujuan Hedging), Free Margin harus lebih besar atau sama dengan syarat Margin Requirement. Jika Free Margin dalam keadaan negatif, maka tidak akan dapat dibuat posisi baru (termasuk posisi Hedging).
3. Hedging
Untuk melakukan Hedging dari posisi terbuka syarat utama adalah Free Margin diatas atau sama dengan nol. Free Margin negatif dapat digunakan untuk melikuidasi salah satu posisi Hedging. Namun untuk melakukan Hedging kembali, Free Margin harus lebih besar atau sama dengan nol.
4. Lock/Hedge by Dealer and Force Liquidation
Jika sampai dengan penutupan pasar, Free Margin dalam kondisi negatif dan Equity tidak mencukupi Margin Requirement untuk posisi Overnight, maka akan dilakukan Likuidasi posisi sampai Free Margin kembali positif dan Lock/Hedge by Dealer atas posisi yang tidak mencukupi Margin Requirement untuk posisi Overnight.
5. Open Gap Maximum
Open gap adalah kondisi dimana terjadi perbedaan harga antara harga penutupan hari sebelumnya dengan harga pembukaan keesokan harinya. Open gap untuk Kontrak Indeks Saham Jepang (JPK50), Kontrak Indeks Saham Korea (KRJ35), dan Kontrak Indeks Saham Hongkong (HKK50) dibatasi maksimum 300 poin naik ataupun turun.
6. Contract Roll Over
Roll over kontrak gulir adalah perpindahan posisi terbuka kontrak lama ke kontrak baru. Perpindahan kontrak ini mengakibatkan adanya penyesuaian (adjustment) pada rekening Nasabah akibat selisih harga pada kontrak lama dengan kontrak baru. Penyesuaian (adjustment) bisa mengurangi atau menambah komponen New Balance, bukan pada komponen Equity. Roll over gulir akan dilaksanakan sesuai dengan trading months masing-masing kontrak.
7. Over Trading
Sistem akan menolak posisi nasabah apabila nasabah melakukan transaksi yang melebihi dana atau Lot yang dipunyai oleh nasabah. Contohnya nasabah mempunyai dana Rp 70,000,000 (10 lot). Nasabah melakukan transaksi sebanyak 12 lot, maka transaksi nasabah secara otomatis akan ditolak oleh sistem. Karena dana nasabah kurang dari jumlah lot transaksi tersebut.

C. PLATFORM

1. Spread
Platform akan memberikan selisih harga beli dan jual dengan selisih beberapa point seperti yang terlihat pada saat runing.
2. Commision
Komisi dikenakan kepada nasabah setiap kali transaksi seperti dicantumkan dalam price list yang berlaku.
3. Price (Harga)
Apabila terjadi kesalahan pada harga yang ditampilkan (wrong quote/pricing error), maka dealer berhak untuk melakukan koreksi (adjustment) yang diperlukan dalam rangka membatalkan transaksi atas harga yang salah tersebut. Pembuktian wrong quote/pricing error dengan perbandingan harga dari sumber real time price yang lain pada periode perdagangan yang sama. Apabila nasabah memanfaatkan kesalahan tersebut, biaya yang timbul atas transaksi tersebut akan dibebankan pada nasabah.
Platform mungkin tidak bisa menutup posisi nasabah pada harga yang dikehendaki oleh nasabah karena keadaan pasar dan hal-hal yang lain, dan nasabah setuju PT. Mahadana Asta Berjangka tidak bertanggung jawab untuk kegagalan melakukannya. Penempatan dari order-order tertentu (seperti stop loss order atau stop limit order) yang dimaksudkan untuk membatasi kerugian pada jumlah tertentu bisa saja tidak efektif karena keadaan pasar membuat itu sulit atau tidak mungkin untuk melakukan order-order yang demikian dan/meliquidasi/offset posisi.

4. Jumlah Lot
Jumlah maximum lot yang dapat diterima untuk satu kali amanat posisi baru adalah 20 lot, dan jumlah maximum posisi terbuka adalah 500 lot. Apabila melebihi dari jumlah tersebut maka system akan menolaknya.
5. Hactic
Besaran spread adalah 10 poin, ketika pasar tidak dapat diperkirakan atau dalam keadaan hactic (pasar dalam kondisi tidak normal) maka spread untuk semua harga yang diberikan berdasarkan kondisi pergerakan dari harga yang diberikan oleh data provider.
6. Market Price
Adalah harga yang diberikan oleh Platform pada Dealing Price yang sedang berjalan (running).
7. Pending Orders
Baik untuk posisi baru (buy limit dan sell limit) dan likuidasi (stoploss dan limit profit) ditujukan untuk mengurangi tingkat resiko.dan bukan menambah resiko. Pending orders berjarak 10 poin dari running price. Untuk buy stop (pending order posisi beli baru dimana harga yang diinginkan berada diatas running price) dan sell stop (pending order posisi jual baru dimana harga yang diinginkan berada dibawah harga running) tidak diperkenankan.

Live Quotes (GMT +5)